PERAN KARYAWAN DALAM CSR
Oleh: Palgunadi T. Setyawan
Perusahaan dituntut untuk selalu dapat menyesuaikan dan memenuhi harapan, bukan saja para pelanggannya, namun terlebih lagi para pemangku kepentingan yang lebih luas. Dan ini pada setiap saat dan keadaan bila perubahan ingin lestari dan berkelanjutan.
Untuk itu perusahaan harus mampu berubah sesuai tuntutan zamannya. Untuk itu perusahaan harus mampu belajar. Menjadi perusahaan belajar “Learning Organization”.
Namun sebagai bukan barang hidup, organisasi tidak mungkin berubah dan tidak bisa belajar. Orang-orang didalam organisasi itulah yang yang harus berubah dan bisa belajar. Karena itu akhlak prusahaan yang dituntun oleh falsafah perusahaan harus tercermin dalam keseharian perilaku orang-orang didalam organisasi. Karena itu investasi terpenting perusahaan bukanlah pada barang modal atau barang dagangan serta peralatan yang canggih tetapi terutama pada membangun manusianya menjadi “Human capital” yang tangguh dan berakhlak yang bersumber daya karena itu karyawan itu bukanlah “Human Resources”, sumber daya manusia melainkan manusia dengan semberdaya, Human With Resources.
Falsafah perusahaan harus menjadi keyakinan bersama warga organisasi untuk menjadi dasar berfikir dalam bertindak melaksanakan tugas organisasi mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Berkait dengan CSR maka dalam menjalanka program bakti masyarakat misalnya relawan inti penyelenggarakan program itu seyogyanya melibatkan karyawan perusahaan. Mereka dengan sukarela menyediakan diri menjadi aktifis inti program tanpa mengurangi tanggung jawab professional mereka kepada perusahaan.
Ada suatu bank, menetapkan program bakti masyarakatnya pada membersihkan dan membangun kelayakan pasar tradisional. Program ini diberi nama “Pasar Bersih”. Tiap sabtu dan minggu, karyawan bank itu selalu selaku relawan inti merelakan hari liburnya dengan ceria dan antusias, sibuk membersihkan dan merapikan pasar bersama orang-orang pasar.
Karena kesungguhan, kecerdasan mengorganisasikan serta diiringi keikhlasan dalam penyelenggaraannya, program ini sukses dan menjadi salah satu bench mark keberhasilan CSR yang diakui banyak pihak. Ini karena amalan CSR perusahaan menjadi amalan nyata para karyawan perusahaan. Karyawan adalah pemeran utama CSR perusahaan.
Untuk PKPU, 9 Nov ‘09