USAHA YANG BERKELANJUTAN
Oleh: Palgunadi T. Setyawan

 

Berusaha atau Bisnis pada hakekatnya adalah saling berhubungan dan berkelindangnya tiga komponen usaha.

Ada Produk berupa barang dan atau jasa yang di tawarkan. Ada mereka yang membutuhkan barang dan atau jasa yang ditawarkan itu, yang disebut Pelanggan . Dan ada Kemampuan untuk secara berkelanjutan mampu menyediakan Produk dengan segala perubahan dan perkembangannya, serta memelihara kesetiaan pelanggan. Produk secara tiada henti berubah dan berkembang sesuai permintaan Pelanggan atau Pasar, maupun menciptakan permintaan atau pasar baru melalui kreatifitas. Demikian pula pelanggan. Berkembang tidak saja dalam jumlah namun juga macam dan jenisnya.

Pada awalnya usaha berfokus hanya mencari laba. Namun tentu tidak selalu pada setiap saat dan keadaan bisa begitu. Ada kalanya harus mau menanggung rugi. Ketika usaha berkembang timbul masalah lain yaitu kelangkaan bahan baku karena habis terpakai bila tidak diurus dengan benar. Makin usaha itu membesar munculah kepentingan untuk memelihara bahwa pelanggan berkembang, makin banyak dan makin menyukai produk. Sedemikian sehingga pelanggan dan masyarakat pada umumnya merasakan manfaat keberadaan perusahaan itu. Semua itu akhirnya menyadarkan bahwa unsur terpenting itu berusaha itu adalah menjaga keberlanjutan usaha :

Usaha itu dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, kesadaran untuk memelihara lingkungan alam agar pasokan bahan bakunya terjamin dan usaha itu memberikan keuntungan atau laba yang pantas bukan hanya jangka pendek namun terlebih lagi dalam jangka panjang.

Inilah yang disebut Triple Bottom Line yang harus diperhatikan dan menjadi acuan usaha yang benar, pantas dan berkelanjutan. Untuk itu usaha harus diurus, yang sekarang dikenal dengan Good Corporate Governence.

Meliputi antara lain:

•  Menetapkan Nilai yang melandasi niat baik berusaha dan sasaran usaha serta mengkomunikasikannya kepada seluruh jajaran usaha.

•  Hasil atau Pencapaian sasaran dimonitor.

•  Menjamin Pencatatan semua kegiatan usaha

•  Nilai dasar berusaha dipelihara .

Dengan landasan Nilai Dasar (Corporate Value) berusaha yang diyakini dan melandasi niat baik berusaha itulah CSR diselenggarakan. Dengan kata lain, CSR merupakan pertanggung jawaban publik pengamalan nilai luhur berusaha yang dianut dan diyakini Perusahaan.

 

Untuk PKPU 2010

 

Copyright © 2008, Powered by CV. Mandiri Multi Kreasi
Design by Tata & Izul